1

Warnailah Hatimu Dengan Kebaikan

Warnailah Hatimu Dengan KebaikanOrang yang mempunyai mimpi dan harapan adalah orang yang punya masa depan. Karena hidup akan terbentuk dari rangkaian mimpi dan harapan.
Begitupun sebaliknya ketika orang tidak pernah mempunyai mimpi dan harapan maka orang tersebut tidak pernah sedikitpun mempunyai masa depan. Dan orang yang kedua inilah orang yang masuk pada katagori orang-orang yang putus asa.

Apa ganjaran bagi orang yang kedua ini? … Tak ada ganjaran kebaikan baginya kecuali murka Allah SWT di hari pembalasan. Wala taiasuu mirrouhillah itulah potongan ayat atau firman Allah SWT yang artinya kurang lebih Dan janganlah kamu semua berputus asa atas pemberian AllahSWT.

Adakah ciri-ciri bagi orang yang berputus asa dari rahmatnya Allah SWT?… Kadang kita terlupa dan tidak menyadari akan terjadinya keputus asaan yang di murkai Allah SWT. Sangat banyak dan tak bisa terhitung dalam kehidupan yang kita jalani sehari-hari. Banyak mengeluh, kurang sabar dalam suatu perkara ataupun kemarahan yang selalu datang di saat permasalahan yang tidak kunjung usai. Termasuk di antaranya kikir dan pelit memberikan rasa maaf terhadap orang yang membenci atau memusuhi kita hingga tak pernah ada sedikitpun mendoakan kesembuhan sikap orang yang membeci kita tersebut melainkan mengobarkan percikan api neraka yang singgah dan merasuki hati kita.

Dan inilah hidup,menata hati agar kejernihan selalu ada sangatlah sulit maka tak heran apabila pahala orang yang sabar lebih besar dan berlipat-lipat  bila di bandingkan dengan ibadahnya orang abid (orang ahli ibadah). Dan itulah sebabnya berbuat sabar merupakan sebagian dari keimanan kepada Allah SWT.

Hanya saja terkadang pemberian atau rahmatnya Allah tidak selalu sama dengan apa yang kita minta yang terpancar melalui doa kita, tapi dengan inilah setidaknya kita sadar bahwa Allah SWT itu maha adil dan maha mengetahui atas apa yang kita butuhkan. Ketika kemiskinan ada pada diri kita, uang pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari. Kita ambil wudlu melaksanakan sholat malam sholat hajat maupun tahajjud dilanjutkan meminta kepada Allah SWT minta di kasih BMW atau paling tidak mobil mewah karena siang hari tadi di maki habis-habisan oleh pemilik mobil mewah cuma gara-gara jalan kita kurang minggir dan menghalang-halangi jalan si pemilik mobil mewah tersebut. Bisa kita bayangkan apakah Allah akan memberikan mobil mewah pada kita?… Hati kita yang harus bicara,hati kita yang harus tahu lebih dulu. Apakah kita ikhlas ketika kita melafadzkan doa tersebut?… Sungguh Allah maha bijaksana dan maha adil untuk semua mahluqnya.

Saya jadi ingat ketika membaca salah satu update status di facebook.Kebencian, kejengkelan memaki dan lain sebagainya tertumpah di sana. Saya jadi ikut nimbrung dengan menuliskan komentar “Subhanalloh mbak, lha mbok sabar, orang yang sabar itu di sayang Tuhan“. Dengan santainya dia menjawab “Sabar itu ada batasnya mas“. Owalah ini kan lagu lama, semua orang pasti sudah tahu dan terbiasa punya fikiran bahwa sabar itu ada batasnya. Ahirnya saya pun menjawab “Mbak,sabar itu memang ada batasnya tapi kita tidak boleh membatasi kesabaran itu sendiri,Membuka pintu maaf dalam hati bukankah itu merupakan kebaikan?…“. Memang sulit juga mengalahkan syetan yang telah merasuki hati “Mau sabar bagaimana,Apalagi membuka pintu maaf sedangkan hati sudah panas dan hancur“. Dan begitulah yang terjadi sampai saya tidak rela bila bisu memberikan komentar hingga saya pun menuliskan secara tulus “Sakit hati itu tidak akan pernah ada manakala kita selalu menerima segala permasalahan dengan lkhlas dan ketulusan hati“. Dia pun menjawab “Di mana letak keikhlasan dan ketulusan bila kita sendiri yang mengalami permasalahan itu?… “. Dengan sepenuh hati saya menaruh harapan kepadanya “Disaat kita bersyujud mendekap kasih sayang sang pencipta“. Hingga untuk yang terahir kalinya dia menuliskan “Astagfirullah,,,, ketika smua itu terlupakan oleh rasa amarah…
Thanks kawan yang telah mengingatkanku dari kehilafan“.

Dan inilah hidup yang sebenarnya saling tolong menolong, selalu memberikan maaf kepada orang lain, sabar atas cobaan yang di berikan oleh Tuhan dan senantiasa berdo’a memohon ampun atas segala kehilafan dalam menjalani kerasnya kehidupan di dunia ini.

Allah SWT maha pemaaf dan selalu mengetahui yang ada dalam hati kita.
Wassalam.

Tulisan Menarik Lainnya

Filed in: Tentang Hidup Tags: , , ,

Recent Posts

Bookmark and Promote!

One Response to "Warnailah Hatimu Dengan Kebaikan"

Leave a Reply

Submit Comment

© 2012 BLOG UNTUK PERUBAHAN. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.