Home » TENTANG HIDUP » Puisi dan kenangan » “Pesonamu” Kenangan Lama Terusik Kembali

“Pesonamu” Kenangan Lama Terusik Kembali

“Pesonamu”  Kenangan Lama Terusik KembaliTak sengaja saya temukan buku usang yang terukir sebuah kenangan indah,kata-kata indah dan juga sangat lucu untuk di baca lagi pada saat sekarang ini karena catatan tersebut sudah terpendam selama 7 tahun,lumayan lama tapi jadi inget juga saat kejadian itu saya seakan-akan jadi pujangga baru tanpa guru …

PESONAMU

Kala matahari telah melihat ujung ufuk
Aku melihatnya,dua gigi depanmu yang sebelah atas
Begitu indah saat kau rekahkan bibir tipismu
Memenggil lagi namamu yang lusuh dan usang
Tertimbun oleh hari-hari yang membosankan
Aku tertegun menikmati semua itu bersama ujung mataku
Yang tak jemu-jemunya memandangmu,kau cantik dan mempesona
Berapa menit saja waktu yang ku lewati dalam hari-hariku di kota ini
Terasa lama aku tak merasakan seperti itu

Sore tadi hanya dengan beberapa detik
Anginya yang menyebar kejantung hatiku bersama namamu,
Kau ada di depanku

Hai gadis,untuk siapa senyum indahmu ? …
Adakah engkau telah terlupa saat kita di pertemukan di mimpiku ? …
Tiga kali kau sempat menangis saat aku katakan cinta untukmu,
Sambil berlalu dengan sifat muliamu

Ah … begitu naifnya aku,mungkin kau bukan hanya terlupa
Melainkan kau memang benar-benar nggak tahu,ya … nggak tahu sama sekali

Sore tadi,aku hanya dapat merasakan betapa cepatnya detak jantungku
Begitu keras hingga alam pun ikut mendengarnya,mentertawakanku
Yang sedang melihat kau membonceng sepeda dengan ayunan gadis
Yang pernah aku sapa saat ingin aku memintamu untuk tersenyum kepadaku
Kau berlalu tanpa mengucapkan selamat tinggal padaku
Laksana matahari yang saat ini telah pergi tanpa membelai wajahku

Aan Rizdan,kaliwungu kendal
SENIN 04082003,21.10 WIB

Silahkan Baca Juga

3 Responses for “Pesonamu” Kenangan Lama Terusik Kembali

  1. Kang Yudiono says:

    Ho ho ho…ternyata Mas Rizdan senang puisi juga neh…
    .-= Kang Yudiono´s last blog ..10 Istilah Dasar Hosting yang Perlu Anda Ketahui =-.

  2. [...] saya kok bingung mau nulis apaan, suasana tenang banget, sepi, sunyi dan jadi ingat akan sesuatu kenangan lama, kenangan masa lalu yang masih benar-benar ada didalam [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>